Ancol, Blok M, dan Rekaman Lagu Baru
Mark Manson, penulis buku Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodoamat yang laris itu bilang, "hidup adalah tentang apa yang kita tidak tahu dan tetap melakukan yang bisa dilakukan saat ini." Bila diteliti lebih jauh, bukan tanpa alasan Ia melontarkan kalimat tersebut. Semacam ada hal yang tidak disangka-sangka dan tetap terjadi tanpa kompromi, baik hal baik maupun buruk. Barangkali tugas kita adalah dengan tetap kosong dan siap merespon apapun yang datang.
Persis di atas, rekaman lagu baru dan dua panggung Ancol serta Blok M merupakan respon pada sesuatu yang tak pernah Gie tahu sebab datang begitu saja. Tekad yang tak sepenuhnya bulat, hanya sepotong keyakinan tanpa menunggu kesempurnaan. Lagipula, bukankah penundaan hanya untuk yang mendambakan kesempurnaan? Sedang hidup nyaris tak pernah sempurna.
Kesulitan datang bersama kemudahan, agaknya kita tak asing dengan kalimat dahsyat itu. Menariknya, bagaimana bisa kita menemukan letak kesulitannya bila tak pernah mulai melakukan atau minimal menerungkan bagian sulitnya? Sebab beberapa kepasrahan tak pernah benar-benar tunduk pada kehendak-Nya, melainkan tempat persembunyian atas ketidakmampuan. Alih-alih berserah, pasrah dan tak tahu arah jadi istiah lain untuk menyerah.
Gie tidak menolak keberserahan, sekaligus tidak menerima kepasrahan. Tetap belajar seperi air, mengalir sesuai medan. Satu pegangan yang terus-menerus dipelajari tanpa henti untuk merespon apapun yang datang. Belajar beradaptasi tanpa harus kehilangan arah. Tentu tetap ada kesalahan sebagai bagian pendewasaan dan perlindungan dari keangkuhan. Tidak pernah mudah, tapi tidak juga terlalu sulit.
Salah satu hal baik datang dari Dede Kumala, satu nama yang berkali-kali Gie ucapkan terimakasih. Salah satu Produser musik ternama Indonesia. Sebut saja Ipang Lazuardi, Sandy Canester, dan terbaru Mahalini. Ketiga nama tersebut telah merasakan sentuhan magis dari kejelian dan kejeniusannya memproduksi musik.
Salah satu hal sangat wajar untuk Gie syukuri adalah, diberi kesempatan belajar bahwa memproduksi musik tidak harus mewah, namun dengan porsi pas dan beberapa kejutan di tempat yang tepat dan nyantol di kepala, langsung dari seorang Dede Kumala, di Pisang Musik Studio miliknya.
Ancol dan Blok M juga menjadi kesempatan menyenangkan buat Gie bisa bertemu langsung dengan Gotbluesyoumates Jakarta dan sekitarnya dengan sangat intim dan hangat. Untuk seluruh Gotbluesyoumates yang datang malam itu, terimakasih telah melepas emosi bersama. Membawa waktu, energi dan cintanya buat Gie. Tak ada hal yang lebih menyenangkan selain jadi bagian perjalanan hidup dan asmaramu.
Panjang umur apresiasi. GOTBLUESYOU
Sampai jumpa di lagu-lagu, panggung balada, dan pelepasan emosi berikutnya.
- Gotbluesyou Team
.jpg)

