Kita tahu Sumatra sedang berduka akibat banjir dan longsor, salah satu yang terbesar dalam sejarah Indonesia, selain tsunami Aceh pada 2004. Sampai saat postingan ini ditulis (14 Desember 2025), korban meninggal mencapai 1.003 orang (sumber: kompas.com). Gie beserta Gotbluesyou Team turut berduka sedalam-dalamnya.
Kabar ini menimbulkan pertanyaan besar dalam benak, termasuk keterlibatan Gie dalam Porseni FP USU 2025 (terbatas untuk Fakultas Pertanian) nyaris batal. Sejak hari pertama, Gotbluesyou Team secara intens berkontak dengan salah satu panitia, Yesika, untuk memastikan perkembangan dan kondisi terkini di sana. Beberapa berkontak langsung dengan sanak keluarga dan kerabat di sana. Beberapa lagi memantau dan menyusuri portal berita dan media sosial. Hingga H-3 acara, belum juga ada kepastian dan wacana batal semakin kencang.
Meski banyak kemungkinan Gie batal terlibat di Porseni FP USU 2025, tapi yang terjadi tetap akan terjadi. Berangkat dari kalimat Daniel Goelman, "Emosi memperkaya. Model pemikiran yang tidak menghiraukan emosi merupakan model yang miskin." Dari situ, beberapa pertimbangan dan keputusan datang, bukan berarti menganggap logika sebagai kelemahan, melainkan melengkapi hal yang baik agar semakin seimbang.
Salah satu yang jadi diskusi serius adalah, batal berarti mengurangi rejeki team dan menyia-nyiakan waktu yang telah diluangkan jauh-jauh hari untuk event ini. Belum lagi panitia yang sudah sangat getol mengupayakan Gie jadi bagian dari acara besar tahunan mereka dan sekian banyak penonton yang sudah membeli tiket setelah penantian panjang Gie tampil di Medan.
Apabila tetap lanjut--dengan kerendahan hati--, simpati hingga empati di tengah kondisi tidak bisa dibendung. Segenap team berupaya memastikan kondisi event dan akses transportasi tetap berjalan dan beroperasi.
Hingga H-1 dini hari, kabar kepastian keberangkatan muncul lewat pesan group whatsapp dan diputuskan; Gie dan rombongan tetap berangkat. Sampai pada malam event berlangsung, panitia menginisiasi kotak donasi terbuka untuk disalurkan.
Belum selesai dengan dilema, rombongan harus dihadapkan dengan pengumuman pergantian pesawat, komplit bersama keterlambatan hingga sekitar enam jam dari jadwal keberangkatan awal. Singkat cerita, rombongan mendarat di bandara Kualanamu sekitar pukul 23.00 dengan selamat, dijemput LO, Aurel, dan beberapa teman dari panitia hingga ketua panitia, Yesika, menuju ke salah satu tempat makan khas di tengah kota Medan. Setelahnya, ke hotel dan istirahat.
Pagi yang bah, cerah dan nampak beberapa penjaga hotel menyiapkan kopi dan sarapan yang mengundang nikmat. Tak lama, rombongan bersiap ke venue untuk soundcheck. Fakultas Pertanian USU, khas untuk bangunan dan aroma kampus.
Beberapa team menanyakan dan memastikan bahwa Porseni terbatas hanya untuk Fakultas Pertanian USU saja. Tak lama berselang, kepastian terdengar dari Yesika, karena beberapa hal, malam puncak Porseni FP USU terbatas hanya untuk mahasiswa dan fakultas terkait.
Bagaimanapun, apresiasi tinggi untuk teman-teman panitia yang menunjukkan keseriusannya membawa Gie dan Gotbluesyou Team ke Porseni FP USU 2025. Tidak bisa dibendung, beberapa kolom komentar dan dm, nampak kekecewaan Gotbluesyoumates karena tidak semua bisa datang dan menyaksikan, apa boleh buat. Kita perlu sama-sama menghargai keputusan panitia. Lebih dari itu, terimakasih atas antusias teman-teman yang bahkan tetap nekat datang sekalipun tak diijinkan masuk.
Kita percaya, hal ini bisa jadi alasan kembali lagi menjemput kesempatan baik lainnya di waktu depan, terbuka untuk umum, dan bisa menyapa hangat seluruh Gotbluesyoumates di Medan dan sekitarnya. Kita masih sama-sama menantinya.
Malam tiba dan venue sudah dipadati ratusan Gotbluesyoumates dari Fakultas Pertanian USU, mulai dari panitia, angota, mahasiswa aktif, hingga alumnus. Beberapa menit sebelum on stage, seperti biasa Gie dan Gotbluesyou Team berdoa dan memastikan semua persiapan telah selesai.
Malam keterlaluan! Sepuluh lagu berjalan dinamis dan menggairahkan, tepat di lagu Cinta Kembang Api, langit FP USU dihiasai kembang api dengan meriah. Gotbluesyoumates disuguhkan pemandangan yang tak biasa dari panitia penyelenggara. Mardua Holong jadi salah satu list di luar lagu Gie yang tetap menyerobot perhatian. Bagaimana tidak, satu pancingan nada, seluruh marga terkena.
Pendek kata, terimakasih telah melepas emosi bersama, membawa waktu, cinta, dan energinya di Panggung Balada Porseni FP USU 2025. Kepada seluruh pihak yang terlibat, panitia, Gotbluesyoumates, Gotbluesyou Team yang selalu membara. Sampai jumpa di balada berikutnya.
Panjang umur apresiasi.
GOTBLUESYOU
Dokumentasi foto: Eustakius Rakyan
- Gotbluesyou Team



